Edit PDF Mudah Tanpa Aplikasi

Kalau kamu sering mengedit dokumen PDF untuk pekerjaan baik dalam untuk laporan ke boss atau presentasi klien, maka kamu sangat membutuhkan website keren ini. SIM PDF membantu kamu untuk dapat mengedit file PDF online (langsung di website) dan langsung dapat menyimpan kembali file yang telah diedit. Canggih bukan ?

online editor pdf simpadf.com


Kamu cukup membuka website SIM PDF tanpa perlu install aplikasi apa pun. Disarankan buka dari browser laptop agar lebih mudah dalam pengerjaan. Maka akan muncul tampilan berikut :

online editor pdf simpadf.com

Kemudian kamu hanya perlu double click pada kata atau kalimat yang ingin diedit dan kamu dapat langsung mengedit real time pada browser. Mudah banget ya, ga perlu ribet dari file asli atau convert PDF ke Word segala.

online editor pdf simpadf.com

Selanjutnya kalau kamu sudah selesai mengedit, dengan mudah langkah selanjutnya kamu hanya perlu klik Save & Download pada bagian sebelah kiri. Bila ingin mengulang pengeditan maka hanya tinggal klik Restart saja.

SIM PDF ini merupakan project open source yang dimana berarti kamu juga dapat berkontribusi. Apabila kamu berminat untuk berkontribusi secara langsung dapat klik link github ini.

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Alternatif Baca Buku Digital Anak dengan Aplikasi Let’s Read

Apakah kamu addicted dengan smartphone ? Tenang saja karena kamu tidak sendirian kok, berdasarkan data hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara pengguna smartphone terbesar ketiga di dunia setelah Cina dan India. Pengguna aktif smartphone aja ditaksir mencapai 92 juta orang yang didominasi oleh generasi muda terutama generasi millenial.

Tahukah kamu kalau generasi millenial ini yang sekarang menjadi orang tua muda menghabiskan waktu rata-rata lebih dari 5 jam dalam sehari lho. Hal yang akan bisa menjadi isu selanjutnya adalah ketika generasi alpha yang merupakan anak dari generasi millenial ini sudah terbiasa dengan gadget. Generasi alpha ini yang kemudian dikenal dengan istilah screenager.

Berbagai pertanyaan dan rasa khawatiran pun muncul sebagai orang tua muda :
Bagaimana bila anak kecanduan gadget dan tidak suka baca ?
Bagaimana mengajak anak agar tertarik untuk membaca buku ?
Bagaimana cara terbaik untuk generasi screenager ini agar waktu main gadget seimbang dengan waktu membaca buku ?
Nah, sekarang tidak perlu khawatir lagi untuk mengajak anak agar mau membaca buku secara digital, karena sudah ada aplikasi Let’s Read.

lets read apps review

Let’s Read merupakan aplikasi untuk membaca buku anak-anak secara digital. Aplikasi ini telah di install lebih dari 50.000 pengguna dengan rating sangat bagus 4.1 bintang. Dengan ikon gajah yang sedang membaca buku warna latar hijau, aplikasi Let’s Read cukup menarik perhatian anak-anak.

lets read apps review

Aplikasi Let’s Read ini gratis alias tidak berbayar sama sekali tanpa iklan atau pun in-app purchase (tambahan biaya dengan tambahan buku). Berbeda dengan digital library lain yang serupa, Let’s Read tidak terdapat tambahan premium member sehingga siapa pun dan dimana pun dapat mengakses seluruh buku yang terdapat di dalam aplikasi ini.

Aplikasi Let’s Read didirikan oleh Asia Foundation dengan 18 cabang kantor si seluruh Asia.
Visi Asia Foundation untuk mengajak anak-anak agar memiliki akses terhadap buku bahasa daerah lokal masing-masing. Aplikasi Let’s Read memiliki 15 bahasa termasuk bahasa daerah Minangkabau, wow banget kan. Asia Foundation juga mengajak tenaga pendidik, penulis dan siapa pun yang memiliki passion pada literasi anak untuk berkolaborasi. Dari mulai penulis, ilustrator, editor sampai penerbit untuk turut berpartisipasi. Bukan salah satu profesi tersebut? Tenang saja kamu tetap bisa membantu dengan berdonasi disini.

lets read apps review

Secara keseluruhan pengalaman saya meng-install dan menggunakan aplikasi Let’s Read, ada 2 poin yang menjadi kelebihan dibandingkan dengan aplikasi lainnya. Pertama, ilustrasi pada buku dongeng ini sangat menarik dengan panduan penjelasan tingkat membaca (reading level) untuk anak.Pada contoh cerita di atas adalah cerita Tata dan Titi, dua anak ayam yang bertengkar karena berebut cacing hingga akhirnya berdamai. Setiap buku terdapat lebih dari 10 halaman ilustrasi dengan cerita narasi singkat yang mengalir sangat menarik. Nilai unggul lainnya adalah seluruh buku yang terdapat di aplikasi ini dapat kamu nikmati tanpa perlu khawatir kehabisan paket data internet karena kamu bisa download sebanyak mungkin buku yang ingin si kecil baca nanti untuk otomatis disimpan di bagian Offline Books.

lets read apps review

Yuk segera install aplikasi Let’s Read disini dan nikmati baca buku bersama anak. Kamu juga bisa baca via desktop / laptop disini.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Ini 5 Cara Mudah Menumbuhkan Minat Baca Anak, Tunggu Apalagi, Let’s Read !

Rendahnya minat baca anak di era teknologi yang semakin canggih kian menjadi perhatian dunia pendidikan terutama bagi kita sebagai orang tua. Berbagai usaha kerap dilakukan agar anak suka baca buku terutama pada usia golden age atau periode emas yaitu 5 tahun pertama masa tumbuh kembang anak yang konon katanya sangat menentukan dan membentuk karakter kelak.

lets read apps review

Menjelang Alvaro genap berusia 4 tahun, saya ingin berbagi pengalaman dalam menumbuhkan minat baca Alvaro sejak bayi baru bisa bubbling hingga usia preschool suka cerita kejadian sehari-hari. Yuk simak 5 langkah berikut :

lets read apps review

1. Mulai dari kita sebagai orang tua

Mengutip dari pribahasa yang pasti kita sudah sangat familiar, Buah jatuh tak jauh dari pohonnya, yang artinya sifat anak tidak jauh berbeda dengan kedua orang tua nya. Bila kita ingin menanamkan minat baca anak yang tinggi maka kita perlu instropeksi diri apakah kita sebagai orang tua juga sudah memberikan contoh baik kepada anak dengan sering baca buku atau justru kita lebih sibuk nge-youtube saja. Kebetulan aku dan suami memang hobi baca di berbagai media baik buku fisik kertas mau pun buku elektronik seperti Amazon Kindle, Google Play Book dan Apple Books.
minat baca anak lets read

Karena Alvaro weekdays di daycare sekaligus preschool, maka aku berusaha untuk tidak memegang handphone pada saat pagi – sore antar jemput sekolah dan pada saat makan malam di rumah. Pada saat weekend pun kita biasa hunting buku baru atau kegiatan olahraga seperti bermain bola di lapangan dan berenang.

lets read apps review

2. Kenalkan Board Book Dulu

Board book merupakan jenis buku paling populer bagi early readers karena tebal halaman dan biasanya warna-warni menarik perhatian. Meski tipe buku ini tergolong lebih mahal dibandingkan buku biasa, board book dapat menjadi pilihan untuk menarik hati agar minat baca anak tumbuh sejak usia dini.

lets read apps review

Koleksi board book Alvaro cukup banyak dari mulai aneka mobil – truk (yang menjadi kesukaannya), mengenal anggota tubuh, hingga tentang pertanian. Desain buku yang tebal dengan warna yang menarik menjadi daya tarik utama seperti kata pepatah dari mata turun ke hati, kan. Dari suka melihat-lihat terlebih dahulu hingga ketagihan suka baca buku.

       

3. Ajak anak belanja buku

Pertama kali saya mengajak Alvaro ke pameran buku terbesar yaitu pada event Big Bad Wolf 2018 di ICE BSD. Meski hampir setiap weekend Alvaro rajin absen ke toko buku, tapi pada saat acara bazaar buku ini terasa berbeda baginya karena pilihan buku lebih beragam.

lets read apps review

Dengan mengajak anak terlibat aktif belanja buku, anak akan merasa memiliki peran besar dalam menentukan pilihan buku mana yang akan dibeli sehingga diharapkan anak akan memiliki rasa tanggungjawab terhadap buku yang dipilihnya agar terdapat rasa memiliki atau sense of belongings. Ini menjadi salah satu cara terbaik turut melibatkan aktif dalam proses menumbuhkan minat baca anak secara halus tanpa terkesan memaksa.


4. Jadikan kegiatan rutin sebelum tidur

Bagi Alvaro tiada malam tanpa mendongeng dari mulai cerita ulat bulu yang lapar hingga tiga babi kecil dan serigala jahat. Sejak Alvaro masih bayi, saya selalu membacakan cerita sambil menyusui hingga terlelap tidur. Rupanya aktivitas mendongeng ini terus terbawa hingga sekarang Alvaro selalu minta dibacakan buku sebelum tidur.

lets read apps review

Kegiatan mendongeng ini memiliki banyak manfaat positif diantarnya menumbuhkan daya imajinasi anak. Membudayakan membaca buku dalam rumah tidak harus terkesan serius atau pun formal. Mulai ajak anak membaca dengan santai dan menyenangkan dapat menjadi alternatif agar anak memiliki minat baca.


5. Pinjam / tukeran buku dengan tetangga / teman

Bila ada perpustakaan dekat rumah, sangat direkomendasikan agar sering-sering mengajak anak berkunjung ke perpustakaan. Namun tidak dipungkiri sebagai warga kota yang lebih banyak mall dibandingkan (hampir jarang) terdapat perpustakaan, maka aku lebih mengajak untuk bertukar pinjam buku. Selain lebih hemat, kegiatan ini juga menambah teman dan pengetahuan. Mencari komunitas dengan minat baca yang sama juga dapat menjadi alternatif bila tinggal di lingkungan yang kurang memadai atau cenderung individualis seperti di apartment.

lets read apps review

Nah, gimana mudah bukan 5 cara agar anak memiliki minat baca sejak kecil. Sebuah langkah kecil dari kita sebagai orang tua dapat mengubah hal besar dalam masa depan anak.

Di era teknologi canggih sekarang ini, ada alternatif membaca buku digital melalui smartphone dengan aplikasi Let’s Read. Yuk buruan install aplikasi Let’s Read disini.

Baca juga review aplikasi Let’s Read disini.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Cek Cara Daftar Prakerja

Pada hari pertama peluncuran Program PraKerja dari Kementrian Ketenagakerjaan RI, saya mencoba mendaftar dan mengikuti alur proses pendaftaran hingga pelaksanaan tes prakerja secara online. Jujur saja, hanya penasaran seperti apa prosedur proyek yang konon katanya secara dana APBN yang dialokasi untuk kartu pekerja sendiri mencapai 20 Trilliun rupiah.

Beberapa hari sebelumnya saya sudah mencoba untuk membuka website tapi tombol Daftar dan Masuk  memang masih belum dibuka hingga pada tanggal 11 April saya berhasil mendaftar. Berikut beberapa langkah pendaftaran hingga tes motivasi dan kemampuan dasar yang saya ikuti di website resmi Prakerja.

Pada tampilan halaman utama (dashboard) setelah berhasil daftar dan masuk akan muncul seeprti di bawah ini. Terdapat petunjuk sebelum pengerjaan dan mengenai tes.

cara daftar prakerja
Sebelum mengikuti tes, saya sempat deg-degan apakah saya memenuhi kualifikasi untuk mengikuti tes, apakah dibutuhkan kemampuan analisa dan matematika tinggi, apakah saya perlu menyiapkan kalkulator, apakah pelaksanaan online test ini akan diawasi dengan live camera, dan sebagainya. Berbagai pertanyaan menyeliputi pikiran saya. Namun saya tetap berusaha percaya diri dan menekan tombol Mulai Tes Sekarang.

cara daftar prakerja

 

Pada pertanyaan pertama hingga terakhir saya agak terkejut apakah benar ini tipe pertanyaan yang layak ditanyakan kepada orang dewasa yang mampu bekerja dan minimal berpendidikan SMA/SMK ke atas. Saya sangat terkejut ketika pertanyaan sangat sangat dasar bahkan untuk siswa sekolah dasar sekali pun. Pada pertanyaan kedua ditanyakan : 8 + 1. Bahkan perjumlahan yang ditanyakan hanya 1 bilangan saja, bukan ratusan apalagi belasan.

Pertanyaan umum diluar matematika juga cukup mengejutkan saya, seperti apakah kamu termasuk orang yang memiliki motivasi, dengan pilihan ganda : tidak termotivasi – agak termotivasi – sangat termotivasi.

Terdapat 18 pertanyaan dengan semua pilihan ganda yang harus diselesaikan dalam waktu 25 menit. Saya masih tidak percaya ketika saya menyelesaikan hanya dalam waktu 5 menit dan tidak ada sesi pertanyaan lanjutan.

Pertanyaan saya bagaimana pemerintah menentukan siapa yang layak mendapatkan bantuan prakerja sejumlah 2.4juta dalam 4 bulan berturut-turut (sekitar 600ribu rupiah per bulan).Apakah tidak ada essay atau interview dalam proses seleksi selanjutnya ? Mengetahui darimana calon peserta layak mendapatkan bantuan atau tidak. Mengingat ada sejumlah artis yang katanya mendapatkan bantuan prakerja ini.

 

cara daftar prakerja

Entahlah seperti apa proses seleksi penerimaan tidak pernah transparan dalam program pemerintah. Toh saya hanya penasaran saja kan dari awal seperti apa, apakah sudah lebih maju atau masih sama aja tempo doeloe.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Pengguna Setia Wunderlist ? Ini Alasan Kenapa Waktunya Uninstall Wunderlist

wunderlist tidak ada lagi diganti microsoft to do
Wunderlist umumkan perpindahan resmi aplikasi menjadi Microsoft To Do dan akan menutup total seluruh sistem yang telah didirikan hampir 9 tahun lalu.

Sejak diakuisisi oleh Microsoft pada tahun 2015, Wunderlist telah memiliki lebih dari 13 juta pengguna setia di seluruh dunia (termasuk saya). Aplikasi Wunderlist memang termasuk yang paling user-friendly dengan desain stylish dan gratis pula. Dari awal penawaran akuisisi ini memang Microsoft bermaksud untuk ‘mematikan’ aplikasi tersebut.

Proses akuisisi sendiri memang memakan waktu yang tidak sebentar dengan proses integrasi dan kompleksitas secara teknis akhirnya secara resmi diumumkan pada tanggal 6 Mei 2020 akan menutup (meniadakan di playstore hiks) dan meminta kepada seluruh user agar meng-install Microsoft To Do sebagai alternatif.

Sebagai idealis startup founder biasanya tidak rela dan tidak mau untuk aplikasinya di kill tapi berhubung ini mbah Microsoft, yowis lah ya. Apalagi nilai jual dari acquisition ini antara US$ 100 hingga US$ 200 juta (atau sekitar Rp 1,5 Trilliun).

Entah seperti apa penampakan Microsoft To Do, saya sendiri belum mencoba menggunakan (selain belum bisa move on bertahun-tahun menggunakan Wunderlist), mungkin saya akan mencobanya dan mereview di blog selanjutnya (tunggu ya).

Baiklah, ini waktunya mulai memindahkan data dan mengucapkan selamat tinggal Wunderlist, kau selalu di hati. Meskipun selama pandemic covid-19 ini rasanya tidak banyak yang perlu di reminder selain makan, tidur, makan, tidur :p

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Bagaimana Strategi Bisnis Tetap Profit Ketika Pandemi Covid-19

iMF dan World Bank memprediksi ekonomi Indonesia termasuk yang akan aman dan bertumbuh positif meski angka pertumbuhannya akan menurun menjadi 2.3%. Penurunan ini hanya akan sementara selama Q2 dan Q3 yang kemudian akan menaik kembali pada Q4 tahun 2020. Indonesia termasuk salah satu dari tiga negara (China dan India) yang dikatakan tetap dapat mempertahankan pertumbuhan ekonominya.

Meskipun demikian, menteri keuangan, Sri Mulyani, memperkirakan worst scenario bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan menurut drastis di angka -0.4%. Sebagai gambaran pada krisis 2008, ekonomi Indonesia masih dapat tumbuh sebesar 4.6% dari tahun sebelumnya 6%.

Nah, sebagai pelaku usaha kecil dan menengah, bagaimanakah strategi bisnis untuk tetap dapat bertahan di tengah pandami covid-19. Beberapa perusahaan sudah mulai menekan budget dengan salah satunya merumahkan karyawan, menekan biaya operasional bahkan tidak sedikit yang terpaksa menutup toko atau gulung tikar tidak sanggup bertahan.

Seperti kata pepatah bila ada pintu yang tertutup maka ada pintu lain yang terbuka. Wabah virus corona saat ini sebenarnya dapat membuka peluang usaha lainnya bila kita mampu jeli melihatnya. Berikut 5 strategi bisnis yang saya amati selama empat pekan terakhir masa lockdown.

1. Restaurant Pancious menyediakan frozen meals dan sauces.

2. Daycare menyediakan katering makanan anak dan online learning dengan paket belajar mingguan.

3. Taxy Blue Bird menyediakan antar jemput barang.

4. Car wash menambah service semprot disinfectant untuk rumah dan kantor.

5. Toko Aqua dan gas menambah variasi jualan dengan menjual aneka jamu sehat

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Ini 6 Online Learning Gratis Selama Karantina Covid-19 Di Rumah Aja

Ga ada alasan lagi untuk kamu merasa bosan di rumah selama masa karantina pencegahan penularaan virus corona berlangsung saat ini. Dengan durasi waktu yang belum dapat dipastikan sampai kapan akan berakhir, kamu bisa memanfaatkan banyak waktu luang ini dengan upgrade skill dan gratis pula lho. Siapa tahu setelah selesai masa self-quarantine ini kamu bisa ditawarkan promosi atau mendapatkan peluang karir yang lebih challenge di masa mendatang.

Berikut 6 sumber online learning baik skala global atau pun milik lokal yang wajib kamu coba.

1. Coursera
Coursera ini tidak dipungkiri telah menjadi online learning favourite se-dunia ! Selain materi selalu up-to-date, pengajar dan partner universitas & perusahaan top dunia. Selama kita stay di rumah aja, Coursera paling banyak memberikan akses kursus online gratis dari mulai tingkat SMA, kuliah hingga level profesional.

Materi yang ditawarkan juga sangat relevant dengan situasi dan kondisi terkini terutama terkait pandemic dan social psychology. Terdapat 3 akses pilihan untuk kamu :
Coursera untuk pengembangan karir

Coursera untuk siswa/i SMA

Coursera untuk mahasiswa/i
free online learning coursera during covid 19 online learning gratis

2. Skill Academy

Kalau kamu tahu Ruang Guru pasti sudah tidak asing lagi dengan Skill Academy. Yup, Skill Academy merupakan perkembangan inovasi perusahaan pendidikan berbasis teknologi tersebut yang fokus kepada para profesional. Skill Academy turut membantu masyarakat di tengah pandemic Covid-19 dengan memberikan akses kelas gratis selama 14 hari. Pilihan kelasnya cukup beragam dari mulai pengembangan diri, persiapan tes, teknologi & software, bisnis & keuangan hingga pemasaran atau marketing.

Daripada penasaran terus, cus cek website Skill Academy disini atau klik manual https://promo.skillacademy.com/kelasgratis

free online learning coursera during covid 19 online learning gratis skillacademy

 

3. Skilvul

Bagi kamu yang berniat mempelajari bagaimana proses pembuatan web dari awal, kamu dapat mencoba mengambil kelas gratis HTML, CSS, JS yang disediakan Skilvul. Skilvul memiliki added value yang cukup unik dan berbeda dengan online learning lokal lainnya, yaitu dengan pengumpulan badge. Semakin banyak materi yang kamu kuasai maka akan semakin banyak badge yang kamu koleksi untuk kemudian dilirik oleh perusahaan.

Bagaimana, tertarik bukan ? Yuk klik langsung disini.

free online learning belajar online gratis skilvul

4. Packt

Packt merupakan salah satu sumber ebook dan courses yang cukup populer dan lengkap bagi pemula dan professional developer. Beragam materi tersedia dari mulai full-stack react, cloud, blockchain hingga Artificial Intelligence ada di website Packt ini.

Kalau kamu berniat mempelajari secara mendalam (dan gratis tentunya), silahkan langsung klik dua link di bawah ini.

PacktPub Free Learning untuk materi ebook atau klik manual https://www.packtpub.com/free-learning

Screen Shot 2020-04-06 at 20.45.49

PacktPub Free Courses untuk tutorial step-by-step https://courses.packtpub.com/pages/free

free online learning coursera during covid 19 online learning gratis packt

5. Linkedin Learning

Lumayan banget cobain sebulan belajar gratis di Linkedin Learning. Materi yang tersedia cukup lengkap dari mulai business hingga tech. Sayangnya, masa uji coba tanpa biaya ini hanya berlaku selama 1 bulan pertama saja. untuk bulan selanjutnya akan dikenakan biaya sebesar US$ 29 per bulan (untuk pendaftaraan anggota bulanan) dan US$ 19 per bulan (untuk pembayaran setahun di muka).

Linkedin Learning dapat diakses disini atau klik manual https://www.linkedin.com/learning/

free online learning coursera during covid 19 online learning gratis linkedin

6. Udemy

Meski pilihan materi belajar terbatas dan tidak mendapatkan sertifikat (berbeda dengan Coursera tetap mendapatkan sertifikat), Udemy tetap patut dilirik selama masa karantina belum berakhir. Monggo akses courses gratis dari Udemy disini atau klik  https://www.udemy.com/courses/free/

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Dunia Teknologi Perempuan oleh Komunitas WordPress Indonesia

Horay, tulisan aku dipublikasi Komunitas WordPress Indonesia. 

Monggo secarik curhatan hati berikut…
Kalau kata orang ibu kota lebih kejam daripada ibu tiri tapi menurutku bisnis teknologi yang paling kejam.

Sudah lebih dari 5 tahun aku terjun di industri yang masih di dominasi oleh laki-laki. Aku ingin berbagi pengalamanku dari awal mula menjadi startup founder hingga akhirnya menjadi self-taught developer.

Basically, ada satu pengalaman yang saya rasa kurang menyenangkan namun menjadi pelajaran dan motivasi saya sendiri. Cerita ini bermula ketika saya menjadi finalist salah satu business incubator competition dari negeri sebrang.

Pada semifinal, saya akhirnya terpilih menjadi pemenang dan mendapatkan hadiah sejumlah uang tunai beserta mentorship.

Pada saat itu kondisi saya sedang hamil 6 bulan.

Baca cerita selengkapnya di sini atau klik manual https://wp-id.org/dunia-teknologi-perempuan/

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Daftar Nomor Telephone Customer Support

Telephone

Blue Bird
02179171234 (Order Taxy)
0217941234 (Customer Care)

Gojek

  • Call Center Gojek khusus untuk keluhan konsumen : (021) 502 511 10.
  • Call Center Gojek khusus untuk Driver Gojek : (021) 502 332 00.
  • Call Center Gojek Khusus untuk Go-Box : (021) 502 555 50.

Apabila Anda mengalami penipuan oleh pihak yang mengatasnamakan Gojek atau GoPay, silakan hubungi kami di 1500304 extention line 2 untuk penanganan lebih lanjut.

Grab 
Untuk Mitra yang berada di wilayah Jabodetabek silahkan untuk menghubungi 021 – 8064 8777. Untuk Mitra yang berada di luar Jabodetabek silahkan untuk menghubungi 021 – 8064 8799

Dana 150045

Jenius 1500365

Cashbac 08881116888

Ovo 1500696 (24 jam)

Traveloka 021-29103300 / 08041500308

 

Whatsapp 

Fitco 081212009355

ForeCoffee 081211118456

Paxel  085574670318

Email 
Tanihub help@tanihub.com

Customer chat pada aplikasi saja 
Sayurbox (hari Senin – Minggu)

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Panduan Menjadi Android Developer 2020

Mengutip dari MindOrks di Medium, berikut saya berikan langkah lengkap bagi yang berminat menekuni karir mobile developer terutama Android Developer. Catatan ini juga menjadi self-reminder di tengah banyaknya sumber dan penghalang distraction agar tetap di jalur yang benar kembali fokus.

Enjoy !

  • Java
  • Kotlin
  • Android Studio IDE Overview
  • Project Structure — Java/Kotlin, XML, .gradle files
  • Activity — Activity Lifecycle, Tasks & Back Stack
  • Service
  • Broadcast Receiver
  • Content Provider
  • Types of Intent – Implicit, Explicit
  • Intent Filter
  • View — Button, ImageView, TextView, EditText, and etc
  • ViewGroup – LinearLayout, RelativeLayout, FrameLayout, ConstraintLayout
  • RecyclerView
  • ViewPager
  • Spinner
  • Canvas
  • Bitmap
  • Paint
  • Drawables
  • String
  • Styles
  • Fragment Lifecycle
  • Fragment Manager
  • ProgressBar
  • Dialogs
  • Toast & Snackbar
  • Shared Preferences
  • File Systems
  • Database — RoomDB
  • Gradle
  • Debug / Release Configuration
  • Threads
  • Handler / Looper
  • Memory profiling
  • Logging
  • Systrace
  • Exceptions
  • Error Handling
  • Detecting and Fixing Memory Leaks
  • Context
  • Image Loading – Glide, Picasso
  • Dependency Injection – Dagger
  • Networking – Fast Android Networking Library, Retrofit
  • MultiThreading – RxJava, Coroutines
  • JSON — GSON
  • Flat Buffer
  • Protocol Buffer
  • Foundation Components — AppCompat, Android KTX, Multidex
  • Architecture Components — LiveData, ViewModel, DataBinding, Paging, Work Manager, Navigation
  • Behaviour Components – Download Manager, Media Playback, Notification, Permissions, Preference, Sharing, Slice
  • UI Component – Animation & Transition, Android Auto, Emoji, Palette, Android TV, Android Wear
  • MVVM
  • MVI
  • MVP
  • Local Unit Testing
  • Instrumentation Testing
  • FCM
  • Crashlytics
  • Analytics
  • Remote Config
  • App Indexing
  • Dynamic Link
  • Encrypt / Decrypt
  • Proguard
  • R8
  • .keystore file
  • App Bundle
  • Playstore
facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail