Alternatif Baca Buku Digital Anak dengan Aplikasi Let’s Read

Apakah kamu addicted dengan smartphone ? Tenang saja karena kamu tidak sendirian kok, berdasarkan data hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara pengguna smartphone terbesar ketiga di dunia setelah Cina dan India. Pengguna aktif smartphone aja ditaksir mencapai 92 juta orang yang didominasi oleh generasi muda terutama generasi millenial.

Tahukah kamu kalau generasi millenial ini yang sekarang menjadi orang tua muda menghabiskan waktu rata-rata lebih dari 5 jam dalam sehari lho. Hal yang akan bisa menjadi isu selanjutnya adalah ketika generasi alpha yang merupakan anak dari generasi millenial ini sudah terbiasa dengan gadget. Generasi alpha ini yang kemudian dikenal dengan istilah screenager.

Berbagai pertanyaan dan rasa khawatiran pun muncul sebagai orang tua muda :
Bagaimana bila anak kecanduan gadget dan tidak suka baca ?
Bagaimana mengajak anak agar tertarik untuk membaca buku ?
Bagaimana cara terbaik untuk generasi screenager ini agar waktu main gadget seimbang dengan waktu membaca buku ?
Nah, sekarang tidak perlu khawatir lagi untuk mengajak anak agar mau membaca buku secara digital, karena sudah ada aplikasi Let’s Read.

lets read apps review

Let’s Read merupakan aplikasi untuk membaca buku anak-anak secara digital. Aplikasi ini telah di install lebih dari 50.000 pengguna dengan rating sangat bagus 4.1 bintang. Dengan ikon gajah yang sedang membaca buku warna latar hijau, aplikasi Let’s Read cukup menarik perhatian anak-anak.

lets read apps review

Aplikasi Let’s Read ini gratis alias tidak berbayar sama sekali tanpa iklan atau pun in-app purchase (tambahan biaya dengan tambahan buku). Berbeda dengan digital library lain yang serupa, Let’s Read tidak terdapat tambahan premium member sehingga siapa pun dan dimana pun dapat mengakses seluruh buku yang terdapat di dalam aplikasi ini.

Aplikasi Let’s Read didirikan oleh Asia Foundation dengan 18 cabang kantor si seluruh Asia.
Visi Asia Foundation untuk mengajak anak-anak agar memiliki akses terhadap buku bahasa daerah lokal masing-masing. Aplikasi Let’s Read memiliki 15 bahasa termasuk bahasa daerah Minangkabau, wow banget kan. Asia Foundation juga mengajak tenaga pendidik, penulis dan siapa pun yang memiliki passion pada literasi anak untuk berkolaborasi. Dari mulai penulis, ilustrator, editor sampai penerbit untuk turut berpartisipasi. Bukan salah satu profesi tersebut? Tenang saja kamu tetap bisa membantu dengan berdonasi disini.

lets read apps review

Secara keseluruhan pengalaman saya meng-install dan menggunakan aplikasi Let’s Read, ada 2 poin yang menjadi kelebihan dibandingkan dengan aplikasi lainnya. Pertama, ilustrasi pada buku dongeng ini sangat menarik dengan panduan penjelasan tingkat membaca (reading level) untuk anak.Pada contoh cerita di atas adalah cerita Tata dan Titi, dua anak ayam yang bertengkar karena berebut cacing hingga akhirnya berdamai. Setiap buku terdapat lebih dari 10 halaman ilustrasi dengan cerita narasi singkat yang mengalir sangat menarik. Nilai unggul lainnya adalah seluruh buku yang terdapat di aplikasi ini dapat kamu nikmati tanpa perlu khawatir kehabisan paket data internet karena kamu bisa download sebanyak mungkin buku yang ingin si kecil baca nanti untuk otomatis disimpan di bagian Offline Books.

lets read apps review

Yuk segera install aplikasi Let’s Read disini dan nikmati baca buku bersama anak. Kamu juga bisa baca via desktop / laptop disini.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>